JS Awetive - шаблон joomla Joomla

Tidak Mau Lagi Berhubungan Intim Dengan Suami

 12 Tidak Mau Lagi Berhubungan Intim dengan Suami edit citra

 

“Seingat saya, awal mula masalah ini terjadi yakni ketika suami saya begitu sibuk dengan pekerjaannya sehingga saya merasa diabaikan, selain itu dia juga selalu mengecewakan pada saat berhubungan intim. Semenjak itulah saya jadi trauma untuk melakukan “itu” hingga akhirnya saya merasa ada penyakit di dalam tubuh saya. Saya sudah 3 kali masuk rumah sakit, namun setelah beberapa kali menjalani pemeriksaan, dokter mengatakan saya sehat dan hasilnya bagus”.

 

Demikian sekelumit informasi yang saya terima lewat pesan singkat ke nomor HP saya, yaitu sebuah curahan hati seorang wanita yang mengalami permasalahan seperti yang telah diceritakan di atas. Perkiraan awal, saya merasa bahwa permasalahan ini hanya berkisar komunikasi yang kurang baik antara suami dan istri, khususnya si suami yang tidak bisa membahagiakan si istri, maka saya pun menyimpulkan bahwa nantinya terapi akan berfokus pada pembahasan tentang bagaimana mencari akar permasalahan yang terjadi lalu membantu untuk menumbuhkan komunikasi yang baik antara si suami kepada si istri.

 

Namun ternyata yang terjadi adalah di luar perkiraan saya, permasalahan yang diceritakan melalui pesan singkat tersebut malah tidak muncul dalam sesi terapi. Sebagai seorang therapist, saya menyadari bahwa hal ini memang lumrah terjadi dan permasalahan setiap individu pun bisa bersumber dari mana saja. Di sisi lain, hal-hal yang terjadi di luar perkiraan tersebut sebenarnya juga dapat menjadikan sesi terapi semakin menarik dan menantang, sebab dibutuhkan kesabaran serta keahlian untuk bisa melihat sebuah permasalahan sebagai suatu kesatuan yang utuh dan tidak terpisah satu dengan yang lainnya, apalagi menyangkut pengalaman hidup seseorang. Tentu hal ini akan menambah ketajaman saya dalam melakukan sesi-sesi terapi berikutnya.

 

Dalam teknik Hipnoterapi, kemampuan seorang therapist untuk bisa mengambil pengalaman hidup seseorang baik yang terjadi di masa lalu atau saat ini kemudian menggunakannya sebagai alat (tools) penyembuhan merupakan salah satu teknik yang ampuh untuk bisa melepaskan seseorang dari beban permasalahannya. Teknik ini dinamakan dengan ‘utilisasi’, misalkan anda takut dengan salah satu jenis binatang maka seorang therapist akan mencari data di dalam pikiran anda apakah anda pernah memiliki pengalaman berani dan tidak takut dengan hewan selain yang anda takutkan tersebut?. Data tersebut bisa diaktifkan untuk membuat keyakinan baru bahwa anda bisa berani juga dengan hewan yang anda takutkan.

 

Kembali ke cerita di atas, singkat cerita akhirnya saya bisa bertemu dengan mereka. Si Istri datang ditemani oleh suami, sesi terapi diawali dengan obrolan ringan yang banyak membahas seputar permasalahan rumah tangga yang saat ini sedang mereka hadapi. Namun, sedari awal terlihat sekali si istri lebih mendominasi dalam berbicara ketimbang si suami yang hanya diam dan mendengarkan penjelasan si istri tersebut.

 

Tidak terasa sesi terapi telah berjalan hampir selama satu jam, namun permasalahan yang menjadi isu utama yakni tentang si istri yang sudah enggan untuk berhubungan intim lagi dengan suami tidak muncul ke permukaan. Yang muncul malah pembahasan seputar keluh kesah hidup si istri pada masa kecil, sekolah, kuliah, hingga pada saat si istri menikah dan akhirnya mempunyai anak.

 

Kami bersama-sama menyimpulkan bahwa sumber permasalahan dalam keluarga mereka bermuara pada kehidupan masa lalu si istri yang penuh dengan “penderitaan” (menurut si istri) sehingga menjadikan kehidupan dirinya saat ini tidak bahagia. Ditambah lagi dengan sikap pasif si suami yang tidak berdaya untuk bisa memahami kondisi si istri tersebut. Hal ini berujung pada hubungan intim yang kurang harmonis, bahkan sang istri saat itu telah siap untuk berpisah dengan suami. Akhirnya, sesi terapi yang dilakukan lebih merupakan sesi terapi untuk si istri bukan si suami.

 

Dari sekelumit cerita di atas dapat kita simpulkan bahwa sebuah permasalahan bisa disebabkan oleh berbagai hal, di dalam diri setiap individu tersimpan pengalaman-pengalaman masa lalu yang akan selalu diingat dan dibawa ke masa sekarang. Hal ini dapat menjadi beban psikologis bagi individu itu sendiri. Ujian berupa masalah pasti akan datang dalam hidup karena sejatinya perjalanan hidup seseorang tidak akan pernah menjadi lebih mudah, hanya dengan membuat diri kita mampu maka kita akan terbebas dari permasalahan tersebut. Tugas saya dan juga anda adalah memampukan diri agar ujian di masa lalu tidak menjadi oknum yang akan menimbulkan atau menjadi masalah baru di masa sekarang.

 

(Ditulis oleh Adam Hidayat)

Tertarik melakukan hipnoterapi ?

Silahkan lakukan pendafaran online di sini, tim kami akan segera menghubungi anda.

Read 694 times Last modified on Monday, 21 August 2017 09:23
Rate this item
(1 Vote)

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Lokasi Praktek

Contact us

Icon putih

021-8318690 / 83705469

0812-8685-5700

Gd. Mantika, Jl. Tebet Raya 9G

Jakarta Selatan

JoomShaper