JS Awetive - шаблон joomla Joomla

 

divorce 156444 640

 

Seringkali orang tua memiliki permasalahan dengan anaknya yang diakibatkan oleh egoisme pribadi, diantaranya:

  • Terkadang ada orang tua yang senang menceritakan kehebatan anak orang lain, namun Ia lupa bahwa anak orang lain tersebut juga memiliki orang tua yang hebat pula.
  • Ada beberapa orangtua yang hanya melihat sesuatu dari pandangan pada zamannya saja, lalu dengan mudah mengatakan, “waktu saya dulu kecil tidak seperti ini…”, namun pada kenyataaan zaman sekarang yang biasa orang sebut dengan “zaman now”’, pasti memiliki perbedaan dengan zaman dahulu. Seorang anak membutuhkan orang tua hebat yang mampu menjadi pendengar sekaligus menjadi teman baik atas segala permasalahan yang di hadapi oleh mereka.
  • Orang tua kadangkala berusaha meyakinkan keinginannya dengan memaksakan kehendak. Akan tetapi mereka lupa, bahwa dahulu ketika anak masih kecil, selalu diajarkan untuk berani dan tidak takut. Bukankah ini yang berarti keberanian itu adalah dengan mampu menyampaikan pendapat dan berlogika? Atau mungkin justru ternyata malah anda sendiri yang tidak memiliki keberanian?
  • Dengan bertanya kepada anak yang hanya seperlunya saja. Bahkan sampai mengangggap anak susah bila diajak berbicara, apalagi ketika ditanya, “tadi di sekolah belajar apa?”, “tadi kamu main dengan siapa?”, “apakah kamu tadi senang diajarkan oleh ibu X di sekolah?”. Pada dasarnya kemampuan anak sangat bergantung oleh lingkungannya.

 

Sebuah catatan diri…

 

(Ditulis oleh Adam Hidayat)

Tertarik melakukan hipnoterapi ?

Silahkan lakukan pendafaran online di sini, tim kami akan segera menghubungi anda.

 

 

ibu bekerja

 

 

Sering dipanggil ke sekolah karena anaknya yang masih kelas 4 SD selalu membuat masalah di sekolah, menjadikan seorang ibu muda kemudian datang dan memutuskan untuk melakukan sesi konsultasi bersama saya. Awalnya ia bercerita tentang kelakuan anaknya yang sering mengganggu teman-temannya, akan tetapi seiring cerita bergulir, kisahnya pun berkembang menjadi tentang pola asuh yang diberikan kepada si anak. Sang Ibu mengutarakan bahwa selama ini anaknya diasuh oleh sang ibu mertua, hal ini disebabkan oleh keseharian ia dan suami yang bekerja demi memenuhi kebutuhan hidup. Sang ibu memutuskan untuk turut bekerja karena ia merasa kurang jika hanya mengandalkan pemasukan suami, apalagi ia baru saja melahirkan anaknya yang kedua. Oleh karena itu, kini kedua anaknya diasuh pula oleh sang mertua.

 

Sesi konsultasi yang semula bertujuan untuk membahas problema sang anak yang sedang bermasalah, akhirnya berubah menjadi sesi konsultasi berupa curahan hati sang ibu tentang ibu mertuanya. Dari hal-hal yang disampaikan, ternyata sang ibu selama ini merasa keberatan dengan pola asuh yang diberikan ibu mertua kepada anaknya saat ia tidak ada di rumah. Menurutnya, pola asuh yang diberikan tersebut malah menyebabkan perilaku anaknya malah menjadi kurang baik di sekolah.

 

Saya seperti menerima sinyal yang sangat kuat atas energi negatif yang di pancarkan oleh sang ibu. Sinyal ketidakharmonisan dan kekecewaan yang sangat kuat terasa menyebar ke segala penjuru, seperti sedang memberitahukan kepada saya bahwa energi ini sangatlah tidak baik. Energi yang bisa merusak bukan hanya dapat berdampak pada diri sang ibu namun dapat berdampak buruk pula bagi sang anak. Maka dari itu, tidak mengherankan jika energi inilah yang membuat si anak kemudian berperilaku tidak menyenangkan bahkan membuat sang ibu menjadi stress.

 

Dengan memejamkan mata dan dalam kondisi rileks yang paling dalam, saya meminta sang ibu untuk membayangkan anaknya menjadi sosok yang ia harapkan, yaitu berubah menjadi lebih baik serta tidak mengganggu teman-temannya lagi. Raut wajah sang ibu itu pun berubah, ada senyum dan senang berkembang di sana. Lalu saya mengatakan, “artinya, anak yang berubah menjadi seperti yang anda harapkan adalah karena didikan orang tua yang setia mendampingi anaknya setiap hari di rumah, orang tua yang tidak bekerja”. Seketika raut muka sang ibu berubah drastis, yaitu seperti sedang memikirkan sesuatu yang berat. Saya bertanya, “apakah ibu ingin menjaga anak di rumah?”, lalu ia pun menggelengkan kepala menandakan tidak. Selanjutnya saya sugestikan bahwa dengan bantuan orang dari mertualah, maka ia dan suami dapat bekerja dengan nyaman, sebab anak-anaknya diasuh oleh orang yang dapat dipercaya sepenuhnya dan bisa diandalkan. “Semakin ibu bisa mempercayai mertua, maka semakin baik anak-anak di sekolah”, ujar saya kemudian.

 

Saya tambahkan pula gambaran mengenai beberapa kasus kriminalisme yang menimpa anak, yang salah satunya dikarenakan oleh pola asuh dari orang yang tidak bisa dipercaya. Untuk itu, yang harus di lakukan oleh sang ibu kini adalah membangun komunikasi yang baik dengan ibu mertua, yaitu mengenai pola asuh yang tepat sesuai kebutuhan anak. Akhirnya, sang Ibu bisa mulai tersenyum kembali, seperti ada ide baru yang memancar dari wajahnya. Energi negatif itu seperti telah tergantikan dengan ide dan solusi yang nantinya akan ia lakukan bersama ibu mertuanya. Saya turut bergembira karena kini energi negatif yang sebelumnya terlihat, kini berubah menjadi solusi yang akhirnya membantu sang ibu keluar dari masalahnya.

 

(Ditulis oleh Adam Hidayat)

Tertarik melakukan hipnoterapi ?

Silahkan lakukan pendafaran online di sini, tim kami akan segera menghubungi anda.

 

BW ghost 2935132 640

 

Kebiasaan X untuk tidak makan nasi sejak masih kecil menjadi salah satu penyebab dirinya menjadi seorang pencemas. Itulah permasalahan yang tengah dihadapi oleh X saat datang kepada saya untuk melakukan sesi hipnoterapi. Meskipun awalnya X bukan seorang pencemas, namun karena sering ditakuti-takuti, maka dirinya pun mulai terus-terusan berpikir bahwa suatu saat nanti pasti sesuatu yang buruk akan terjadi pada dirinya karena kebiasaan tidak makan nasi yang ia miliki tersebut.

 

Cerita X pun bergulir, ia mengatakan kepada saya bahwa kebiasaan tidak makan nasi ini ternyata berlangsung hingga X menjadi seorang dewasa muda yang sedang menjalani kuliah. Serta merta hal tersebut menyebabkan banyak perkataan mengenai dampak tidak makan nasi bermunculan dari lingkungan keluarga, sekolah bahkan teman-temannya sendiri. Semua perkataan mereka menjadi sesuatu yang lekat sekali dalam ingatannya. Meskipun demikian, di dalam dirinya, ia sebenarnya memiliki keyakinan sendiri bahwa dengan tidak makan nasi maka pada dasarnya ia akan baik-baik saja.

 

Fase kehidupan pun kemudian berlanjut, sampailah X pada perannya sebagai seorang istri dan seorang ibu. Sebelum menikah, X memang pernah bekerja menjadi salah satu staff keuangan di salah satu perusahaan, namun setelah menikah dan dikarunia seorang anak, dirinya pun memutuskan untuk tidak bekerja sama lagi untuk total mengasuh buah hatinya di rumah.  X mengatakan kesibukannya kala masih bekerja pernah benar-benar menyita waktunya sehari-hari hingga seringkali membuatnya telat makan. Tak pelak, lambat laun dirinya pun menyadari bahwa ia terkena penyakit maag, dimana rasa sakit di perut itu sering membuat dirinya pusing dan akhirnya terkena vertigo yang luar biasa.

 

Ternyata sakit maag yang di rasakan selama ini bukan sekedar sakit maag biasa, usut punya usut ia pun menyadari bahwa penyakit tersebut juga ditimbulkan oleh beban pikirannya sendiri. Hal itu dipicu oleh pemikirannya tentang masa depan yang cenderung berlebihan, yang malah mengundang pikiran-pikiran tidak menyenangkan untuk datang ke pikirannya sendiri. Di tambah lagi dirinya yang sudah tidak bekerja lagi itu cenderung lebih banyak ditemani buah hatinya saja.

 

Penyakit vertigo yang ia derita berkembang kepada titik yang mengkhawatirkan, saat vertigo X kambuh ia pun menggambarkannya seperti sedang melayang pada saat ia berjalan. Hal inilah yang juga menyebabkan dirinya merasa tidak kuat jika harus berdiri terlalu lama. Parahnya lagi, saat ia harus mengerjakan ibadah sholat, terutama ketika ia mulai masuk ke dalam kondisi khusyu’, pikiran negatif malah menyerangnya dan membuat dirinya takut hingga tidak sanggup lagi untuk meneruskan sholat.

 

Mendekati akhir sesi, X pun merasa bahwa penyakitnya saat ini adalah akibat sering ditakut-takuti. Hal itulah yang menjadikan dirinya lemah dan merasa tidak memiliki pertahanan untuk melawan. Saat menceritakan permasalah-permasalahan X kepada saya saat itu, ia seperti tidak memiliki kekuatan untuk bangun dari permasalahan yang ia derita. Bahkan, ketika ditanya tentang seberapa yakin permasalahan ini bisa di sembuhkan, dirinya cenderung ragu untuk ia bisa sembuh dari kecemasannya. Selang beberapa waktu saat menjalani sesi Hipnoterapi, akhirnya titik terang pun mulai terlihat , yaitu saat ia kemudian mampu menyadari bahwa banyak keyakinan pada pemograman bawah sadarnya yang salah, saat itulah X mulai mampu memahami apa yang di deritanya selama ini. Ia pun berhasil menemukan keyakinan baru bahwa saat itu dan seterusnya dirinya menjadi yakin 1000% bukan 100% lagi untuk bisa sembuh. Bravo.  

 

(Ditulis oleh Adam Hidayat)

Tertarik melakukan hipnoterapi ?

Silahkan lakukan pendafaran online di sini, tim kami akan segera menghubungi anda.

IBU ANAK

 

80% Permasalahan Anak di Sebabkan oleh Orang Tua : Bagian 1 I Bagian 2 I Bagian 3

 

"ANAK SAYA HARUS DI THERAPY PAK!"

 

Suatu kali saat saya sedang berada di ruangan saya, terdengarlah diskusi dari meja front office yang terdengar semakin memanas dan menarik perhatian saya, yaitu terjadi saat ada orangtua yang bersikukuh meminta agar anaknya yang duduk di kelas 3 SMP untuk segera di terapi. Meskipun sebenarnya penjelasan tentang apa itu hipnoterapi sudah disampaikan oleh tim kami, akhirnya saya pun memutuskan untuk ikut turun tangan dengan keluar dari ruangan saya dan memberikan menjelaskan yang lebih mendetail kepada mereka.

 

Mendengar ungkapan yang terucap berkali-kali bahwa anak mereka minta untuk segera di hipnoterapi menjadikan saya berkata dengan sangat tegas di awal dengan mengatakan “saya tidak akan melakukan terapi pada anak anda jika anda tidak mau di terapi juga!”, “atau anda bisa mencari therapist lain selain saya”, “yang butuh di terapi adalah anda berdua”. Demikian saya katakan kepada mereka, keduanya begitu terkejut dan menunggu pernyataan saya selanjutnya. Saya jelaskan prosedur hipnoterapi pada anak adalah seperti yang telah saya tuangkan pada tulisan saya di bagian 1 dan bagian 2 sebelumnya. Setelah akhirnya mereka mencapai kesepakatan, mereka pun menyatakan ingin mendapatkan sesi hipnoterapi bersama saya.

 

Melalui sesi terapi yang baru berjalan kurang lebih lima belas menit, permasalahan si anak pun terungkap. Bahkan dibenarkan pula oleh si suami yang kerap mempersalahkan si istri dalam mendidik anak pertama mereka, seperti “terlalu di manja pak!, istri saya tidak bisa tegas”. Si istri pun menimpali seperti tidak mau kalah, yang secara tidak langsung menyalahkan si suami yang tidak bisa dekat dengan anak karena sibuk menyelesaikan kuliahnya di luar kota. Lalu, mulailah saya mengarahkan cara terbaik untuk mencari solusi atas permasalahan mereka. Sepertinya si suami ini sudah bulat tidak bisa berubah, ia tetap mempertahankan pendapatnya bahwa si istri-lah yang harus pandai dalam mendidik anak.

 

Sungguh keputusan berat yang harus di buat oleh si istri karena dirinya yang harus berubah, yakni dengan tidak memanjakan si anak walau ternyata memang ada alasan kuat dibalik keputusannya memanjakan anak pertamanya tersebut. Dikisahkan bahwa anak pertamanya ini pernah mengalami sakit parah yang membuatnya teramat kasihan sekali, bahkan ketika ia menceritakan kembali malah membuatnya menangis. Ia merasa tidak tega kepada anaknya tersebut jika harus tegas apalagi memarahinya hingga akhirnya anak itu saat ini sudah beranjak dewasa dan ia dibuat repot dengan tingkah lakunya itu. Timbul rasa khawatir, cemas, kasihan, takut, bercampur menjadi satu, di sisi lain ia tidak bisa berbuat apa-apa.

 

Akhirnya pada sesi terapi diputuskan untuk membantu si Ibu dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di dalam dirinya, membantunya untuk bisa lebih tegas dan bukan dengan memarahi atau menyalahkan. Membantu si ibu memberi sudut pandang baru dalam mendidik anak agar menjadi seperti apa yang ia inginkan.

 

(Ditulis oleh Adam Hidayat)

Tertarik melakukan hipnoterapi ?

Silahkan lakukan pendafaran online di sini, tim kami akan segera menghubungi anda.

 

consulting woman 2

 

Bagaimana latah bisa disembuhkan? Seperti yang telah kita bahas pada artikel “Latah” sebelumnya, penyembuhan yang tepat adalah dengan Hipnoterapi. Oleh karena itu, yang kemudian perlu dipahami adalah apa sebenarnya pemicu dari latah, kapan dan bagaimana latah tersebut hadir menjadi bagian dari  perilaku baru bagi penderitanya. Hipnoterapi bekerja pada manifestasi “data” atau ingatan masa lalu dalam pikiran seseorang ,sehingga jika data tersebut dapat diidentifikasi maka tentu akan mempermudah proses penyembuhannya. Nah, ini baru tahapan penyembuhan pada ranah pikiran. 

 

Satu hal yang sangat penting dan menjadi penentu keberhasilan dari Hipnoterapi itu sendiri adalah kemauan dari si penderita untuk sembuh. Kemauan serta motivasi yang kuat menjadi penentu apakah Hipnoterapi bisa berhasil atau tidak. Untuk itu, silahkan periksa kembali niat dan motiasi anda jika ingin sembuh total dari latah.

 

Langkah selanjutnya adalah dengan memberikan sugesti-sugesti yang dapat bekerja pada saat si penderita mendapatkan situasi yang tidak diharapkan seperti; kaget, terkejut, di ejek atau di permainkan oleh orang lain, dsb. Diharapkan sugesti itu akan mengganti data lama di dalam pikirannya tentang respon terbaik jika di kagetkan atau berada pada kondisi dimana dirinya terkejut.

 

Dalam sebuah acara talkshow mengenai latah, ada seorang psikolog yang menyimpulkan bahwa umumnya para penderita latah adalah mereka yang dalam kesehariannya banyak memiliki kecemasan serta tidak santai di dalam menghadapi permasalahan hidup. Penderita hanya fokus pada suatu masalah saja sehingga jika ada stimulus (rangsangan) berupa sesuatu yang mengejutkan, maka dirinya akan bereaksi tidak seperti kebanyakan orang normal pada umumnya. Pendapat tersebut sepertinya ada benarnya karena salah satu pemicu dari latah adalah beban psikologis.

 

Pada tahapan terakhir, dan yang menjadi sangat krusial yaitu adalah tentang bagaimana menanamkan dalam pikiran penderita latah strategi menghadapi problematika kehidupan. Dengan begitu, timbul kesadaran penderita mengenai pentingnya kemampuan menjaga diri serta selalu dalam control jika sedang menghadapi berbagai permasalahan yang terjadi dalam hidup. Diharapkan ia kemudian mampu menjadi pribadi baru yang tidak mudah terpengaruh atau diperdaya oleh lingkungan. Semoga bermanfaat…

 

(Ditulis oleh Adam Hidayat)

 

Saksikan juga liputan seputar hipnoterapi dan latah di Dr. Oz Indonesia - TransTV, segera! (Nantikan update jadwal tayangnya di website ini dan fanpage Klinik Hipnoterapi Mantika)

 

Promo Tayangan Dr. Oz. revisi 1

 

Tertarik melakukan hipnoterapi ?

Silahkan lakukan pendafaran online di sini, tim kami akan segera menghubungi anda.

Shock

 

Latah, sebuah fenomena yang menarik untuk dibahas. Mengapa? karena ternyata latah hanya ada di Asia Tenggara saja lho...dan umumnya kasus terbanyak berasal dari Indonesia, Malaysia juga Brunei Darussalam. Beberapa penelitian yang telah dilakukan tidak mampu membuktikan apa yang menyebabkan seseorang bisa berubah menjadi latah. Ada yang mengatakan karena adanya kesamaan faktor budaya yang sama diantara rumpun melayu, ada juga yang mengatakan karena faktor psikologis dari penderitanya. Kalau penyebabnya karena adalah kesamaan factor budaya, pertanyaannya mengapa hanya rumpun Melayu saja ya?

 

Salah satu hal yang menarik, ternyata latah yang terjadi di Indonesia banyak dimiliki oleh mereka yang berasal dari suku Jawa, Sunda dan beberapa dari pulau Sumatra, dimana mayoritasnya dialami oleh wanita. Beberapa kriteria dari latah, diantaranya adalah :

  • Ecolalia : yakni latah yang meniru suara atau perkataan yang di dengar.
  • Ecopraksia : yakni hampir mirip dengan Ecolalia namun ditambah pula dengan gerakan yang di lihat.
  • Koprolalia : yakni latah yang mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas dan bersifat porno.
  • Automatic Obedient : yakni latah dengan melakukan gerakan spontan berdasarkan perintah yang diberikan.

 

Saran dari para ahli untuk penyembuhan latah adalah dengan terapi, diantaranya cognitive behavior therapy dan behavior therapy, yakni terapi yang bertujuan untuk memperbaiki pola pikir dan juga kebiasaan. Dimana penderita diminta untuk mengubah perilaku dan juga lebih rileks atau santai untuk meredam timbulnya latah. Namun yang menarik dari beberapa alternatif penyembuhan yang di tawarkan adalah banyak ahli yang menyarankan untuk mengikuti penyembuhan dengan menggunakan Hipnoterapi.

 

Mengapa Hipnoterapi? Karena di dalamnya mencakup bukan hanya tentang perubahan pola pikir, namun juga perubahan sikap. Latah bisa di kategorikan sebagai perubahan sikap seseorang yang diakibatkan adanya faktor psikologis. Oleh karena itu, dengan pendekatan Hipnoterapi maka penyembuhan yang dilakukan akan menjadi lebih tepat sasaran karena didasari pada aspek pemicu dan penyembuhannya. Ditambah lagi dengan sugesti yang dapat mengarahkan penderitanya agar memiliki pertahanan diri yang lebih baik jika pemicu latah hadir kembali.

 

(Ditulis oleh Adam Hidayat)

 

Saksikan juga liputan seputar hipnoterapi dan latah di Dr. Oz Indonesia - TransTV, segera! (Nantikan update jadwal tayangnya di website ini dan fanpage Klinik Hipnoterapi Mantika)

 

Promo Tayangan Dr. Oz. revisi 1

 

Tertarik melakukan hipnoterapi ?

Silahkan lakukan pendafaran online di sini, tim kami akan segera menghubungi anda.

 

Hipnoterapi Mahal

 

Ada ungkapan yang mengatakan bahwa “harga berbicara!”. Mungkin bagi anda yang percaya jargon tadi, maka anda tidak akan keberatan mengeluarkan uang berapapun nilainya untuk sebuah transaksi,  hal ini dikarenakan anda meyakini bahwa produk atau jasa yang dilabelisasi dengan harga di atas rata-rata maka akan memberikan keuntungan yang setimpal. Namun bagaimana dengan anda yang tidak memiliki keyakinan seperti itu?


Tulisan ini dibuat agar anda tidak terjebak dalam paradigma pikiran anda sendiri tentang mahal atau murah sebuah jasa hipnoterapi. Saya mengajak anda untuk fokus kepada hasil atau manfaat dari hipnoterapi itu sendiri bagi kesembuhan anda, sehingga nantinya anda dapat memahami perihal apa saja yang harus anda persiapkan untuk keberhasilan sebuah sesi hipnoterapi tersebut.

 

Seringkali klien yang hadir untuk sesi hipnoterapi tidak mengetahui apa itu penyembuhan dengan metode Hipnoterapi, yang mereka tahu umumnya Hipnoterapi itu tidur di kursi rileksasi sambil diajak berbicara lalu bangun dan sembuh. Padahal teknik penyembuhan dengan metode Hipnoterapi bukan hanya rileksasi saja, namun ada berbagai macam teknik. Jika kita mau berusaha untuk mengetahui atau mempelajari ilmu tentang Hipnoterapi tersebut, maka hal itu akan sangat membantu diri kita sendiri dalam proses penyembuhan, baik yang nantinya dilakukan secara mandiri (sendiri) atau pun yang dengan bantuan hipnoterapist. Setidaknya anda menemukan pemahaman dan ilmu yang baru dari usaha mencari tahu itu bukan?

 

Pada umumnya, manakala Hipnoterapi tidak memberikan efek atau hasil yang diharapkan, maka biasanya klien menyalahkan ketidakmampuan therapist atau metode hipnoterapi itu sendiri. Bahkan tidak jarang saya menemukan ada beberapa orang yang mengikuti berbagai metode penyembuhan sekaligus untuk sebuah masalah dengan dalih “namanya juga berusaha”

 

Untuk itu agar investasi anda tidak sia-sia (baca;mahal) dan bisa memberikan efek atau manfaat seperti yang anda harapkan, maka sebelum memutuskan untuk bertemu dengan Hipnoterapist perhatikan terlebih dahulu faktor internal dan juga eksternal yang ada.

 

Faktor internal meliputi diri sendiri, yakni pertama-tama tanyakan kepada diri anda terlebih dahulu apakah masalah yang sedang anda hadapi saat ini bisa diselesaikan/disembuhkan dengan Hipnoterapi atau tidak?. Lho, bagaimana saya tahu…?. Mudah kok cara mengetahuinya.

 

  • Pertama, jika anda mengalami gejala suatu penyakit di tubuh namun setelah di periksa (diagnosa) secara medis dan kondisi anda sehat, bahkan dokter hanya menyarankan kepada anda untuk istirahat dan menenangkan pikiran saja, maka bisa jadi itu indikasi bahwa anda harus bertemu dengan Hipnoterapist. Beberapa kasus yang sering terjadi diantaranya; rasa takut mati akibat nyeri di dada yang telah diperiksa berkali-kali secara intensif ke dokter namun kondisi badan sehat dan baik-baik saja.

 

  • Atau keadaan yang kedua, dimana anda mengalami suatu penyakit namun tidak kunjung sembuh. Penyakit tersebut hanya timbul jika anda mengalami beban psikologis seperti; rasa takut, cemas, marah, kesal, capek, benci, tidak berdaya, dsb. Contoh; tiba-tiba merasa mual atau perih di lambung karena cemas atau takut, gatal-gatal yang timbul setelah merasa benci atau kesal, tengkuk kepala merasa nyeri dan kepala menjadi pusing setiap kali melakukan perbuatan yang dirasa tidak patut untuk dilakukan, dsb.

 

  • Yang ketiga, yakni masalah yang berhubungan dengan psikologis itu sendiri dan memang telah diyakini bisa sembuh dengan bantuan Hipnoterapi, misalkan merasa kurang percaya diri, takut yang berlebihan, cemas yang berlebihan, trauma, phobia, sulit tidur, mudah marah, selalu menyalahkan diri sendiri, memiliki kebiasaan buruk, dan sebagainya.

 

Selanjutnya, selain faktor internal yang telah disebutkan di atas, maka anda harus melihat pula faktor eksternal berikut ini :

 

  • Yang pertama adalah bahwa anda harus yakin dengan orang yang akan melakukan tindakan untuk sesi Hipnoterapi tersebut dalam hal ini adalah si Hipnoterapist. Pelajari dan cari tahu  kemampuan serta jam terbang yang dimilikinya dalam melakukan sesi terapi. Hal ini bisa anda dapatkan melalui rekomendasi dari orang yang sebelumnya pernah diterapi atau dari ulasan-ulasan masalah dari tulisan-tulisan yang pernah di buat. Semakin banyak seorang therapist menangani sebuah kasus secara berulang-ulang, maka tentu ia makin ahli dalam penyembuhan pada ranah tersebut. Tentu saja mereka juga akan memberikan tarif yang sepadan dengan keahlian mereka bukan? Seorang Hipnoterapist mendapatkan ilmunya dari mengikuti pelatihan dan berlisensi (bersertifikat). Semakin banyak seorang hipnoterapist mempelajari ilmu pengembangan diri yang fokus pada komunikasi pikiran bawah sadar dan penyembuhannya, maka semakin baik pula untuk dijadikan rekomendasi.

 

  • Yang kedua pastikan pula anda nyaman dengan lokasi atau tempat dimana anda akan melakukan sesi Hipnoterapi. Bagi sebagian orang, situasi jalan yang saat ini padat dan macet bisa memakan waktu yang lama serta melelahkan. Selain itu, juga bisa mengakibatkan kondisi yang kurang nyaman ketika melakukan sesi hipnoterapi.

 

  • Yang terakhir, pastikan ruangan terapi membuat anda nyaman dan bisa memaksimalkan proses penyembuhan. Hal ini sangat penting karena ketidaknyamanan bisa menimbulkan rasa was-was dan ketakutan. Hal tersebut tentunya bisa menghambat proses penyembuhan itu sendiri.


Jika ketiga faktor yang telah saya uraikan diatas masih di rasa kurang, maka saya sarankan anda bisa konsultasi terlebih dahulu kepada hipnoterapist sehingga anda bisa mendapatkan gambaran terbaik atas masalah anda. Nah, jika hal-hal tersebut telah terpenuhi dengan baik, maka saya percaya bahwa investasi yang anda keluarkan untuk sesi Hipnoterapi akan sesuai dengan manfaat yang anda terima pula bukan?

 

(Ditulis oleh Adam Hidayat)

Tertarik melakukan hipnoterapi ?

Silahkan lakukan pendafaran online di sini, tim kami akan segera menghubungi anda.

 

Hypnosis Permanent

 

"Apakah Hipnosis itu permanen?"

Demikian pertanyaan yang sering diajukan oleh beberapa klien yang ingin mengikuti sesi Hipnoterapi. Untuk menjawabnya maka saya akan menggunakan sebuah ungkapan yang sangat terkenal dan disampaikan oleh Bapak Hipnosis modern yakni Milton H. Erikson. Beliau mengatakan bahwa “every Hipnosis is self Hypnosis”, artinya bahwa setiap Hipnosis sebenarnya adalah proses menghipnosis diri sendiri.

 

Bagi anda yang hendak mengikuti penyembuhan dengan Hipnoterapi, sejatinya harus meyakini terlebih dahulu bahwa masalah yang sedang anda hadapi bisa terselesaikan dengan bantuan ‘diri anda sendiri’ dan melalui perantara Hipnoterapist. Dimana ada kuasa (keinginan/keyakinan) yang kuat yang datang dari diri anda sendiri untuk bisa sembuh dan memahami bahwa seorang Hipnoterapist dengan kemampuan (skill) yang dimilikinya hanyalah sebagai perantara. Seorang Hipnoterapist membekali diri dengan teknik-teknik (tools) serta kemampuan (skill) yang mampu menyembuhkan, tentu ini akan berbeda sekali jika anda datang kepada seseorang yang tidak tepat atau tidak memiliki kemampuan seperti yang di sebutkan tadi. Bisa-bisa yang terjadi adalah anda malah akan dibuat bingung atau bahkan bisa menimbulkan masalah baru nantinya.

 

Umumnya mereka yang menanyakan apakah Hipnosis itu permanen atau tidak, salah satunya adalah mereka yang memiliki kecenderungan pola berpikir yang analitik, kritis, berurutan (linear) dan logis. Artinya, dengan pola pikir yang analitis, maka proses penyembuhan yang mengedepankan imajinasi, visualisasi, pengandaian (jika), kreativitas, khayalan, tidak akan berhasil. Padahal Hipnosis dalam proses penyembuhannya banyak menggunakan hal-hal yang telah disebutkan tadi.

 

Dengan pola pikir yang seperti itu, sebenarnya sudah mengurangi nilai kesembuhan seseorang untuk bisa keluar dari permasalahan yang saat ini sedang dihadapi, yaitu karena pada dasarnya Hipnosis bekerja pada ranah imajinasi, visualisasi, kreativitas, keyakinan (believe) dan juga strategi. Bukan berarti mereka yang berpikir analitik adalah orang yang ‘bermasalah’, namun hal tersebut hanyalah pola pikir yang memang bekerja atau dapat dikatakan terbiasa seperti itu.

 

Lalu apakah mereka yang memiliki pola pikir analitik tidak bisa dihipnosis? Tentu bisa, dengan hanya menghilangkan terlebih dahulu pertanyaan “apakah Hipnosis permanen atau tidak?”

 

(Ditulis oleh Adam Hidayat)

Tertarik melakukan hipnoterapi ?

Silahkan lakukan pendafaran online di sini, tim kami akan segera menghubungi anda.

 

Vertigo

 

Sudah hampir satu bulan lebih badan ini rasanya sedikit melemah dan pandangan agak kurang fokus jika melihat sesuatu dan sedikit berkunang-kunang. Sudah beberapa vitamin masuk ke dalam tubuh ini rutin setiap hari namun rasa itu belum juga hilang. Bahkan beberapa produk herbal juga tidak luput menjadi bagian dari perwujudan keinginan saya untuk bisa sembuh dari rasa tersebut.

 

Saya sudah dua kali pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan diri ke dokter, namun hasilnya tidak juga menunjukkan kesembuhan. Hasil diagnosa menyatakan bahwa tekanan darah, kadar gula atau hal-hal lainnya, yaitu yang menjadi praduga penyebab rasa-rasa itu menunjukkan hasil yang normal dan baik-baik saja. Sepertinya ada hal lain yang harus diperiksakan, yakni faktor psikis (kejiwaan).

Bukankah penyakit itu bisa bersumber dari pola pikir kita sendiri?

 

Setelah berlangsung lebih dari satu bulan akhirnya rasa itu bisa hilang dengan sendirinya dan kembali normal seperti biasa tanpa harus mengkonsumsi obat-obatan. Badan memang terasa lebih bugar dan penuh semangat lagi dalam menjalani hidup. Lalu sebenarnya apa yang terjadi? Setelah saya menjalani sesi hipnoterapi, akhirnya saya menemukan akar (penyebab) permasalahan saya. Rasa seperti : pusing, pandangan tidak fokus, sering berkunang-kunang bahkan menimbulkan kondisi tubuh seperti ingin terjatuh ternyata disebabkan adanya buah pikiran yang sepertinya ringan (sepele). Hal itulah yang ternyata berdampak sangat buruk bagi tubuh saya, ya…saya mengalami kecemasan dan ketakutan terhadap kehidupan yang pernah saya jalani akan terulang kembali.

 

Masih jelas di ingatan saya yaitu saat pertama kali saya mengalami vertigo dua belas tahun lalu, pada saat itu saya juga tidak bisa bangkit bahkan hanya bisa sekedar untuk duduk saja. Yang saya rasakan adalah, tiba-tiba ruangan di sekeliling rumah saya terasa berputar semua, menyebabkan saya tidak berani untuk membuka mata, seketika itu pula saya berusaha untuk tetap menutup mata serapat-rapatnya. Kala itu saya tidak tahu mengapa vertigo bisa hadir, bahkan hingga saya harus beristirahat cukup lama dan minum beberapa obat. Sebelum kejadian tersebut terjadi, saya masih mengingat dengan baik tentang bagaimana keadaan kehidupan saya yang kala itu sedang mengalami ujian berat. Tanpa saya sadari, hampir setiap hari saya hanya berpikir dan merenungi permasalahan saya saja. Tubuh dan otak sepertinya sudah lelah dan mengirim sinyal agar saya bisa menghilangkan beban tersebut, menerima dan lebih santai, akan tetapi hal itu ternyata malah saya abaikan. Hingga puncaknya adalah pada suatu pagi, yaitu pada saat saya sedang berjalan bangun dari kamar tidur, tiba-tiba dunia seperti berputar bagi saya dan akhirnya saya pun terjatuh terjerembab menabrak pintu di rumah.

 

Ingatan akan kejadian itu kemudian kembali muncul ketika sesi Hipnoterapi berlangsung. Seketika itu pula saya seperti sedang diingatkan kembali bahwa jika saya tidak sanggup mengatasi permasalahan yang saya sedang saya alami ini, maka bisa dipastikan kejadian dua belas tahun lalu, yaitu yang telah saya ceritakan itu akan terulang kembali. Berbekal niat untuk sembuh dan ketidakinginan saya untuk mengalami hal yang sama, akhirnya saya mengikuti anjuran therapist untuk menjalankan sesi Hipnoterapi dan berlatih untuk menenangkan diri, menerima takdir, membuat perencanaan hidup yang lebih baik dan tentu saja juga berserah diri kepada Allah.

 

Pada saat rileksasi saya melihat ada gambar diri saya yang sedang cemas dan takut dengan permasalahan hidup yang sedang saya alami. Dalam keadaan setengah sadar, saya bisa melihat diri saya yang lain, yaitu diri saya yang sedang memiliki masalah sangat berat. Tubuh yang layu, mata tertuju ke bawah, serta semangat hidup yang hilang sepertinya terlihat jelas pada saat itu. Namun dengan bantuan therapist, akhirnya saya pun mampu mengubah gambar dalam pikiran saya menjadi gambar yang lebih bermakna dan lebih baik. Lebih berani dalam menghadapi hidup serta menyerahkan segala permasalahan hanya kepada Allah yang maha kuasa.

 

Saat ini saya merasa sangat senang karena saya mampu menghadirkan pikiran yang nyaman dan dapat menjalani kehidupan normal yang terbebas dari ketakutan atau pun kecemasan. Ada kalimat yang merekat dalam diri ini, “saya tidak akan merelakan pikiran yang melemahkan hadir dan menjadi pemrograman diri mulai saat ini dan seterusnya”.

 

(Ditulis oleh Adam Hidayat)

Tertarik melakukan hipnoterapi ?

Silahkan lakukan pendafaran online di sini, tim kami akan segera menghubungi anda.

 

Kesurupan

 

Sudah sejak lama ia tidak mengalami kejadian seperti ini. Seingatnya, hal ini terjadi ketika ia masih sekolah dahulu, yaitu tepatnya ketika duduk di bangku Sekolah Menegah Pertama (SMP). Kala itu sempat terjadi sebuah peristiwa yang tidak dapat ia lupakan dan karena peristiwa itu dirinya pun kemudian berkenalan dengan “kesurupan”.

 

Ia menceritakan kisahnya seperti ini, saat itu di pagi hari ketika waktu jam istirahat di sekolah, tiba-tiba ada pengumuman lewat pengeras suara bahwa para siswa tidak diizinkan masuk ke dalam ruangan kelas dan harus tetap berada di luar selama jam istirahat. Ternyata pihak sekolah akan mengadakan razia di tiap-tiap kelas untuk memeriksa barang-barang yang ada di dalam tas para siswa. Setelah razia selesai, entah mengapa dirinya diminta untuk menghadap ke kepala sekolah. Disana, dirinya mulai diinterogasi oleh guru dan kepala sekolah atas penemuan berupa film porno yang ada di tasnya. Shock dan sangat terkejut tidak dapat terelakkan, hal ini karena ia tidak menyangka ada benda seperti itu di dalam tasnya, ia sendiri yakin bahwa benda itu bukan miliknya.

 

Ia ingat bahwa pagi itu ia bertukar tas dengan temannya. Perihal tukar-menukar tas (meminjam) memang sedang banyak dilakukan oleh teman-temannya, maka dari itu ia pun memberikan alasan tersebut dan menjelaskan bahwa barang-barang tersebut bukanlah miliknya. Pihak sekolah tidak bisa menerima begitu saja alasan yang ia utarakan, pihak sekolah kemudian mengundang orang tua ke sekolah untuk hadir saat itu juga. Si Ibu pun datang ditemani oleh kakaknya, disanalah si Ibu marah besar begitu pula dengan si kakak.

 

Tidak bisa berbuat apa-apa, ia hanya menangis dan merasa dirinya dipersalahkan atas sesuatu yang bukan perbuatannya. Saat malam hari dan sedang sendirian di kamar, tiba-tiba tubuhnya bergetar sangat keras dan ia mulai berteriak-teriak. Seperti ada sesuatu di dalam dirinya yang membuat dirinya seperti ‘kesurupan’. Sontak pihak keluarga bergegas ke kamar, lalu memegang dirinya kuat-kuat agar tidak mengamuk dan berteriak-teriak.

 

Kejadian di atas telah berlalu, hingga saat ini ia telah menikah dan dikaruniai dua orang anak. Entah mengapa ternyata kejadian ‘kesurupan’ waktu SMP yang telah diceritakan sebelumnya, baru-baru ini dialaminya kembali. Seingat dia, memang ada beban rumah tangga yang sangat berat dan ia tak kuasa memikulnya, hal ini mirip sekali seperti kejadian waktu di SMP. Namun, ‘kesurupan’ kali ini rasanya berbeda, dimana ia merasa sangat marah, kesal dan benci terhadap orang-orang yang membantunya untuk menghilangkan kesurupan tersebut. Ia merasa dirinya seperti disiksa akibat beberapa orang yang memegangi tangan dan kakinya, bahkan hingga tangan dan kakinya memar dan membiru. Beberapa saudara pun sampai menyalahkan dirinya yang mudah mengalami ‘kesurupan’ karena dianggap sering termenung atau melamun.

 

Ia kemudian mencari dan menjalani hipnoterapi untuk bisa menghilangkan kesurupan tersebut. Dengan bantuan hipnoterapi, dirinya pun akhirnya bisa terbebas dari ‘kesurupan’. Beberapa bulan kemudian dirinya pun datang kembali untuk menceritakan pengalamannya. Ia bercerita, pernah suatu waktu dirinya merasa akan ‘kesurupan’, hal ini ditandai dengan badannya mulai lemah, mukanya pucat dan ada perasaan bahwa dirinya tidak sanggup lagi bertahan dan rasanya ingin ‘kesurupan’.

 

Menyadari dirinya akan mengalami ‘kesurupan’, maka ia bergegas mengambil air putih lalu duduk dengan santai dan rileks sambil menenangkan pikiran. Ia minum air putih tersebut, setelah agak sedikit tenang dan rileks dirinya kemudian mulai berdialog kepada bagian dirinya yang lain (part) yang ingin kesurupan, yakni yang disebut “Si Kesurupan”. Teknik ini sudah diajarkan pada sesi hipnoterapi pada sesi pertama ia hadir.

 

Dirinya berusaha berdialog hingga hadir kesadaran atau sugesti bahwa ia menerima segala kekurangan serta masalah yang terjadi di dalam kehidupannya. Ia pun ikhlas menerima permasalahan hidup atau apapun itu menjadi bagian dalam dirinya, bahkan sekalipun harus kesurupan lagi ,saat itu pun ia rela dan ikhlas. Setelah melakukan rangkaian dialog, tubuhnya merasa lebih baik dan bertenaga. Hilang sudah kekhawatiran untuk ‘kesurupan’ lagi. Sejak saat itu dan hingga saat ini, dimana saya masih berkomunikasi dengan dirinya, masalah kesurupan tersebut tidak hadir lagi.

 

(Ditulis oleh Adam Hidayat)

Tertarik melakukan hipnoterapi ?

Silahkan lakukan pendafaran online di sini, tim kami akan segera menghubungi anda.

Page 1 of 4

Lokasi Praktek

Contact us

Icon putih

021-8318690 / 83705469

0812-8685-5700

Gd. Mantika, Jl. Tebet Raya 9G

Jakarta Selatan

JoomShaper